Bagi penderita osteoarthritis, supplemen Glucosamine tidaklah asing dan sering menjadi rujukan para dokter. Meski effektifitasnya dalam menangani arhtirtis masih diperdebatkan, beberapa penelitian meyakini bahwa suplement ini dapat mengurangi kerusakan tulang rawan, mengurangi gejala osteoarthritis dan memperlambat pertumbuhannya (Kareem, 2017).

Meskipun dianggap tidak terlalu memberi efek mujarab dalam penyembuhan Arhtritis, tetap saja lebih baik menggunakan supplement daripada membiarkan penyakit itu berkembang tanpa pengobatan sama sekali sehingga menimbulkan rasa nyeri pada sendi dan sulitnya berjalan kaki.

.Apa itu Glucosamine?

Glucosamine merupakan gula amino yang secara alami diproduksi tubuh. Didalamnya, terdapat glycosaminoglycans yang sangat penting untuk kesehatan sendi.

Supplement Glucosamine, yang tersedia dalam bentuk tablet, kapsul, gel atau campuran minuman, bisa dikonsumsi untuk terapi pengobatan osteoarthritis.dan biasanya diproduksi dari cangkang lobster, udang, kepiting dan remis atau dari fermentasi bakteri gandum.

Supplement yang terdiri atas dua jenis ini (glucosamine sulfate dan glucosamine hydrochloride) diyakini dapat mengurangi kerusakan collagen sehingga dapat mencegah kulit keriput dan menjaga kulit agar tetap elastis (Davis, 2017). Selain itu, supplement ini dapat mengurangi peradangan yang menjadi penyebab kerusakan kartilago pada penderita osteoarthritis.

 

Tapi, apakah benar supplement ini bisa mengobati Osteoarthritis?

Sayang sekali, terlepas dari kepopuleran suplement ini, beberapa ilmuwan menyimpulkan bahwa supplemen Glucosamine sama sekali tidak membawa efek penyembuhan pada osteoarthritis, melainkan hanya sekedar meringankan rasa sakit sendi dan gejala-gejala terkait.

Akan tetapi, beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi glucosamine sulfat dapat mengurangi gejala osteoarthritis apabila dikonsumsi minimal setengah tahun atau enam bulan.

Bagaimana dengan penderita Rheumatoid Arthritis?

Kondisi ini berbeda dengan Osteoarthritis, sebab merupakan serangan system pertahanan tubuh/ immune system terhadap persendian. Terdapat perdebatan mengenai manfaat suppement glucosamine terhadap penderita ini. Beberapa peneliti menyimpulkan bahwa glucosamine tidak membawa manfaat bagi penderita rheumatoid arthritis, namun beberapa penelitian lain membantahnya. Sehingga masih diperlukan beberapa studi untuk kesimpulan yang lebih kuat.

Bagaimana cara membeli Glucosamine?

Tedapat dua pilihan glucosamine yang beredar di pasaran: 1) glucosamine hydrochloride dan 2) glucosamine sulfate. Yang lebih disarankan adalah glucosamine sulfate karena memberi efek yang lebih bagus.

Kualitas produk juga perlu dipertimbangkan karena tiap merk bisa berbeda dalam segi kualitas. Sebuah study menunjukkan bahwa kadar glucosamine dalam supplement seringkali lebih rendah dari yang dicantumkan dalam kemasannya. Di Eropa, kualitas glucosamine benar-benar diawasi dengan bagus, sedangkan di Amerika Utara tidak seketat itu.

Oleh sebab itu, jika membeli produk supplemen buatan Amerika, pastikan tercantum sertifikat kualitas seperti USP, NSF, dan Informed Choice.

Bagaimana dengan dosis dan efek samping?

  • Umumnya, supplemen ini dikonsumsi tiga kali sehari dengan dosis tiap konsumsi sekitar 300-500 mg, atau 900-1.500 mg per hari.
  • Untuk garam glucosamine sulfate atau Rotta formulation hanya perlu dikonsumsi sehari sekali. Pastikan sesuai dengan aturan yang dianjurkan dalam kemasan.
  • Supplement ini tidak memiliki efek samping yang serius dan termasuk kategori aman. Hanya Flatulence yang sering mendapatkan keluhan.
  • Suntikan glucosamine sepertinya dapat memperparah sensitifitas insulin, sehingga lebih baik menggunakan supplement yang sepertinya tidak membawa efek yang sama.

 

Source:

https://www.doktorz.org/do-glucosamine-supplements-work-for-arthritis/

https://www.livestrong.com/article/300669-can-damaged-collagen-naturally-restore-itself/

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *