Evil Eyes atau Penyakit ‘Ain

Evil eyes,  dikenal sebagai kutukan mata jahat, dalam islam disebut penyakit ‘ain. Keberadaannya bukanlah hal yang mengada-ada, karena dari sumber  hadits, nabi Muhammad SAW mengakui efek dari evil eyes tersebut.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alayhi wa sallam berkata : Sesungguhnya pandangan mata itu adalah benar. [Diriwayatkan oleh al-Bukhari, Muslim, Abu Daud, al-Tirmizi dan Ahmad]

“Pandangan mata itu adalah benar, jika ada satu perkara yang boleh mendahului qadar (ketetapan Allah), maka ‘ainlah yang bisa mendahuluinya”. [Diriwayatkan oleh Muslim]

Seperti apakah evil eyes itu?

Dalam versi kultur Yunani, evil eyes seperti mata yang memiliki tentakel  yang setiap saat akan memanjang untuk mengambil suatu benda yang dipandangnya. Sama seperti Mitologi Yunani Kuno, dalam mitologi timur tengah,  dikenal dengan sebutan mati. 

Bahkan menurut ibnu al Qayyim,seorang ulama besar, kutukan mata jahat itu ibarat anak panah yang keluar dari mata seseorang yang mendengki, terkadang anak panah itu tepat sasaran, terkadang luput. Jika orang yang terkena itu selalu berdzikir, maka ada perisai yang melindunginya. Akan tetapi, jika orang yang didengki tidak berdzikir, maka bisa saja kena.

Dari segi ilmiah, Colin A. Ross, M.D membahas evil eyes atau penyakit ‘ain ini dalam artikelnya tahun 2010, terkait  teori hipotesisnya bahwa human ocular extramission dapat keluar dari mata dan memiliki amplitude yang lebih besar dari gelombang otak.

Apa penyebab evil eyes?

Evil eyes bisa ditimbulkan dari rasa iri hati dan dengki dari seseorang, dan menghendaki keburukan bagi orang yang dia dengki.

Terkadang serangan evil eyes itu dilakukan secara tidak sengaja, boleh jadi ada seseorang yang kagum lalu justru pandangan kekagumannya membawa dampak buruk bagi yang dikaguminya. Oleh sebab itu nabi menyarankan apabila seseorang kagum, lebih baik mengucapkan

‘Allahumma baarik ‘alayhi (Ya Allah, berilah kebaikan ke atasnya) [Diriwayatkan oleh al-Imam Malik].

Masha Allah, la quwwata illa billah (tiada kekuatan melainkan dengan Allah). Ini diriwayatkan oleh Hisyam bin ‘Urwah dari bapanya : Jika dia melihat sesuatu yang menakjubkan dia, maka dia akan menyebut Masya Allah, la quwwata illa billah.

 

Berdasarkan keterangan dari al-Mubarakfuri, Tuhfat al-Ahwazi, pandangan ‘ain itu berasal dari rasa kagum dari orang lain yang kemudian berlanjut dengan keinginan untuk membinasakan atau membawa keburukan bagi orang yang dikagumi itu.

Dari sini bisa disimpulkan bahwa orang yang dengki bisa berbahaya, bahkan tatapan mata dengkinya pun bisa membawa effek buruk apabila yang didengki apabila tidak menjaga dirinya dengan perisai kuat.

 

Apa yang dirasakan jika mendapat serangan evil eyes?

Terkadang orang merasa sakit tanpa menyadari bahwa itu adalah efek dari evil eyes. Biasanya yang dirasakan adalah  sakit punggung, leher dan sakit kepala. Perasaan bersalah, sedih dan ketakutan yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata, rasa sakit di perut, pusing, lemas dan tidak ada kekuatan untuk bekerja, mual, tubuh gemetar, kurang nafsu makan, muka berubah pucat, menangis tanpa alasan, dada terasa sesak dan sering menguap.

Kisah serangan evil eyes di jaman Rosulullah

  1. Serangan evil eyes saat sedang mandi

Salah satu sahabat nabi bernama Sahl bin Hunaif sedang mandi, Kulitnya begitu halus dan putih sehingga menimbulkan kekaguman ‘Aamir bin Rabi’ah yang berjalan melewatinya. Gara-gara pandangan kagum itu, Sahl langsung pingsan. Nabi Muhammad SAW lalu memarahi ‘Aamir karena pandangan kagumnya yang menyebabkan Sahl pingsan. “ Apa kamu mau membunuh saudaramu sendiri? Apa kamu tidak mendoakan keberkahan baginya? Mandilah untuk dia.” (Diriwayatkan oleh Imam Malik, dikatakan oleh Al-Arnauth bahwa perawinya bisa dipercaya)

  1. Serangan evil eyes pada bayi

Berdasarkan kisah dari Aisyah r.a, bahwa nabi Muhammad SAW mendengar tangisan bayi, lalu berkata.” Mengapa bayimu menangis? Apa kamu tidak memberi ruqyah dari evil eyes?” [Diriwayatkan oleh Ahmad. Syu’aib al-Arna-uth berkata : Isnadnya lemah

3. Serangan evil eyes pada seorang anak perempuan

Berdasarkan kisah dari Ummu Salamah r.a. ada seorang budak manita yang wajahnya tampak kusam, beliau menyuruh untuk meruqyahnya karena dia terkena penyakit ‘ain. Kisah ini diriwayatkan oleh Bukhori dan Muslim.

 

Bagaimana cara Berlindung dari gangguan evil eyes?

Ini adalah doa perisai dari evil eyes yang dibacakan oleh nabi Muhammad SAW kepada cucu kesayangannya, Hasan dan Husain

أُعِيْذُكُمَا بِكَلِمَاتِ اللهِ التَامَةِ مِنْ كُلِ شَيْطَانٍ وَهَامَةٍ وَمِنْ عَيْنٍ لَامَةٍ

Aku memohon perlindungan dengan kalimah Allah yang sempurna (nama-nama Allah) ke atas kamu berdua daripada segala syaitan, binatang berbisa dan pandangan mata yang jahat.[Diriwayatkan oleh al-Bukhari]

 

Credit image to ClipGround.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *